Queen, sebuah super grup
band asal inggris raya yang sangat terkenal di dunia. lagu2nya sudah
menemani kuping para pecinta music 4 dasawarsa lamanya, sampai sekarang.
Tiap event olahraga popular semacam piala dunia atawa olimpiade, tak
jarang salah satu lagu mereka paling terkenal “we are the champion”
diputar sebagai backsound theme. Lagu epic mereka,
bohemian rhapsody
terpilih berkali2 sebagai lagu terbaik di dunia dalam berbagai polling
dan survey. Dan konser live mereka di live aid serta wembley dipuji2
sebagai live konser terbaik rock. Sebuah pencapaian sukses yang sangat
gemilang, disamping jutaan copy album yang berhasil mereka jual di
seluruh dunia.
Kesuksesan Queen bukanlah kesuksesan instan.
Freddie, Brian, Roger dan deacon
jatuh bangun membangun karier band ini dari awal. Mereka bahkan mesti
rekaman di tengah malam pada jam2 kosong demi menghemat duit. Album
pertama mereka tak digubris orang, konser2 pertama mereka sepi
pengunjung. Saking stressnya, mereka pernah sempat mau ganti nama band
demi buang sial,ckckck. Tapi untunglah, di dua album berikutnya nama
Queen mulai menanjak dengan pundi2 duit yang mengalir masuk ke kantong
mereka. Tapi,tragedy tetep menimpa, duit Queen ditilep habis sama
manajer mereka sendiri!
‘it was life or death, if the album hadn’t have worked it woul have been the end of Queen’ – Roger taylor
Begitulah keadaan Queen saat pembuatan album terbaik mereka saat itu “
a night at the opera”,
Album dengan biaya pembuatan termahal saat itu . disinilah titik balik
mereka menjadi band besar di dunia dan Queen mulai disetarakan levelnya
dengan band2 besar lain semacam led zeppelin dan Deep purple.
Memuncaki UK album chart dan mendapat platinum pertama mereka di
amerika.
Nama album mereka dapatkan saat para personil Queen iseng2
nonton film lama buatan marx brother di studio sehabis rekaman, berjuluk
“ a night at the opera”. Dirasa pas dengan tema music album mereka ini,
yaudahlah tanpa mikir panjang Queen make judul film sebagai title album
keempat mereka ini. Lagu tie your mother down dan we are the champion
sebenarnya hendak masuk dalam list album, namun batal dan dimasukkin
dalam album lain.
Death on two legs (dedicated to…)freddie
mercury lah pencipta lagu pembuka album yang sangat luar biasa
ini. Dibuka dengan dentingan piano Freddie yang aneh,lalu disusul
melodi gitar brian may yang berlapis-lapis. Lagu ini menceritakan
tentang ex manajer mereka yang brengsek dan membawa lari duit
mereka, norman kamaru Sheffield. Biarpun nama si norman kamaru
ini nggak disebut2 dalam lirik lagu, tetep aja doi ngerasa tersinggung
dan mengatakan kalau Queen sudah membuat hal2 jelek tentang dia,
hahaha kesindir juga tuh orang. Dalam setiap live konser mereka,
Freddie selalu mengatakan lagu ini didedikasikan untuk
“a real motherfucker of a gentleman”. Hahaha, mantap om Freddie!
Lazing on a Sunday afternoon Lagu berirama menyenangkan yang cocok diputer saat liburan sambil
leyeh-leyeh
ini ditulis oleh Freddie. Freddie juga yang nge take semua suara
termasuk lead vocal sama backing nya. Ada yang unik dari lagu ini,
Freddie nge take vocal menggunakan kaleng kosong agar suaranya terdengar
megah seperti make megaphone. Lagu ringan yang bagus, sayang durasinya
cuman satu menitan, kayak lagu2 keren lain seperti nevermore dan lily of
the valley. Haaahh… Di akhir lagu lead gitar brian terdengar khas seperti biasanya yang nyambung langsung ke lagu berikutnya.
I’m in love with my car Ditulis
dan dinyanyikan full baik di versi studio maupun live konser oleh roger
taylor, drummer Queen yang ‘cantik’ itu,hahahaha… lagu ini didedikasikan
untuk johnnatan harris, pembalap triumph TR4. Roger sangat menyukai
lagu ini diantara seluruh lagu ciptaannya. Dia ngebet banget pengen lagu
ini jadi single sampai2 doi ngunci diri dalam loker davy jones lemari agar om Freddie setuju. Gara2 ini, konflik kecil2an sempat terjadi,hehehe.
Lagu ini punya beat cukup asik dengan vocal roger yang serak2 basah
ngerock itu. Di ujung lagu, suara mobil menderu2 jadi penutup lagu lucu
ini,hehehe.
You’re my best friend Single
kedua album setelah bohemian rhapsody. Di tulis bassist pendiam mereka
si ‘invisible man’ john deacon untuk veronica tetzlaff, sang istri
tercinta. Lagu ini ditulis saat deacon baru belajar main piano, dan dia
pula yang memainkan piano sepanjang lagu. Masuk dalam top 10 hits,
menurutku ini adalah lagu paliiingg romantisss yang pernah Queen bikin.
Lirik, music dan suara Freddie mercury cukuplah menggambarkan betapa
romantisnya lagu ini. Salah seorang teman saya yang baru mendengar
pertama kali lagu ini saja bilang,
“edan, so sweet bgt ini lagu” (doi cewek). So, kalo mau
ngegombal mukiyo
ke pasangan, pakai aja lagu ini. Dijamin klepek2 dah,hahaha. Nggak
nyangka ya deacon yang se pendiam itu bisa nge gombal juga, atau ini
emang bener2 dari hati doi?hehehe…
39 Brian may menulis lagu
bertema science ini. Mengambil ide teori relativitas punya albert
Einstein tentang perjalanan seseorang di luar angkasa untuk kemudian
kembali ke bumi seratus tahun kemudian,sementara doi ngira dia Cuma
ngabisin waktu sehari dalam petualangannya. Bolehlah lagu ini di
dengarkan sambil nonton film “
interstellar” nya mas Nolan yang baru keluar tahun lalu.
Lagu bergaya country ini terdengar sangat menyenangkan. Vocal brian
yang lembut,Bass betot nya deacon, icrik2 dan pedal bass roger,
genjrengan gitar may dan backingan vocal dari Freddie dan roger berhasil
ngebawa kita serasa jalan2 di perkampungan pinggiran di western sana.
Intro lagu ini sedikit ‘mengilhami’ band Indonesia tahun 90an,elpamas
dalam lagu mereka yang fenomenal berjudul ‘pak tua’.
Sweet lady Lagu berirama rock
progressif ini ditulis oleh brian may. Lagunya cukup rumit dengan
pukulan drum yang diakui roger taylor paling sulit yang pernah doi
mainkan dalam rekaman studio nya. Lumayan asik buat jogged ala
rocker,hehehe…
Seaside rendezvous Bergaya ala
musik2 disney waltz, lagu bernada ceria ini ditulis oleh Freddie
mercury. Bikin mood kita jadi seneng apalagi bila didengarkan sambil
nari2 di pinggir pantai minum aer kelapa,hahaha. Dan yang asem, lagu ini
durasinya cukup pendek, cuman 2 menitan. We want more Freddie!
Dentingan piano bernada2 ceria dimainkan Freddie dengan rapi. Di tengah2
lagu,terdapat paduan suara dari Freddie dan roger yang dibikin suaranya
mirip dengan clarinet dan trumpet bersahut-sahutan. Keren banget dah!
Selain itu ada juga suara2 mirip tap dance yang rupanya berasal dari
alat music thimble yang dimainkan Freddie dan roger. Incredible!
The prophet’s song Setelah tadi kita
menari2 bersama seaside rendesvouz, lagu selanjutnya bakal menghajar
telinga kita dengan irama2 gelap yang sangat megah. Inilah the
prophet’s song, lagu epic hasil karya brian may! Mendengarkan lagu ini
kita serasa dibawa ke masa2 jaman2 dulu yang tertulis dalam bible, dan
memang itu rujukan brian dalam menulis lagu luar biasa ini. Brian
menulis lagu ini setelah dia bermimpi buruk tentang banjir besar. Isi
lirik lagu ini sendiri menceritakan banjir besar yang terjadi di zaman
nabi nuh alaihissalam dengan penyelamatannya segala macam. Komposisi
lagu cukup rumit dengan basic dari progressif rock. Dengan durasi
sekitar 8 menitan lagu ini jadi lagu terpanjang di catalog lagu milik
Queen dan paling megah selain bohemian rhapsody,the march of black Queen
dan show must go on. Diawali dengan suara angin,petikan harpa, petikan
gitar elektrik dan paduan vocal, lagu berjalan dengan indah.Di tengah2
lagu Freddie nyanyi sendirian tanpa music dengan vocal yang bersahut2an
make teknik vocal canon. Outro lagu nyambung dengan lagu selanjutnya,
lagu ballads berjudul love of my life.
Love of my life ‘back..hurry back, please bring it back home to me Because you don’t know what it means to me..’
Aaaahhh…sedih banget ini lagu!! Love of my life adalah lagu pertama
Queen selain we are the champion dan bycycle race yang pertama kali aku
dengar. Lagu patah hati terbaik di dunia ini diciptakan Freddie mercury
untuk kekasih seumur hidupnya, tante mary Austin. Diciptakan setelah
kisah cinta Freddie dengan mary Austin kandas karena Freddie selingkuh
dengan seorang PRIA dari electra records. Njiirrrrrrr…disini ke maho an
Freddie mulai tumbuh. Dentingan piano, petikan harpa dan
bass john deacon jadi latar suara indah Freddie. Lagu ini Sangat indah
dan juga bisa bikin hati terobek-robek,hahaha. Freddie menyanyikannya
dengan penuh perasaan sepertinya, dia bernyanyi menggapai nada2 tinggi
dengan sesekali mengambil suara falsetto. Lengkingan gitar brian may
jadi klimaks lagu terkenal ini. Banyak artis lain meng cover love of my
life diantaranya band rock legend yang nyanyi wind of change, scorpion
dan pelantun lagu more than words,extreme. Di Indonesia, lagu ini
dinyanyikan ulang oleh dewi2(sekarang mahadewi) anak didiknya pentolan
dewa 19, dhani ahmad.
Good company Mendengarkan lagu
ini,kita berasa lagi nonton film2 donald bebek,hahaha. Lagu dengan
nuansa Disney jazz ini ditulis brian may. Disini brian may memasukkan
instrument ukulele alias gitar2 aloha dari hawai. Lagu ini tak pernah
dimainkan live oleh Queen. Berisi tentang petuah2 orang tua terhadap
anaknya tentang memanage perusahaan.
Bohemian rhapsody Inilah dia
lagu paling epic, paling indah, paling keren, dan paling2 lain yang
pernah di gubah oleh manusia. Susah menggambarkan keindahan lagu ini,
ente check sendiri dan dengerin sendiri aja lah! Yang jelas, lagu ini
dinobatkan berkali sebagai lagu terbaik sepanjang masa, dan aku setuju
sangat dengan itu….!!!!
God save the Queen Lagu yang
selalu jadi penutup konser2 Queen ini adalah anthem song inggris raya.
Isinya cuman lead gitar brian may dan cymbal dan bass drum roger taylor.
Tapi buat orang inggris, lagu ini sangat menyentuh hati,hahahaha.
A night at the opera adalah album hebat Queen yang masuk dalam
jajaran album2 classic Queen yang dibikin tanpa teknologi synthesizer.
Kalo boleh dibilang, a night at the opera itu semacam album sgt. Peppers
lonely heart club band beatles punya versi Queen. Album yang memadukan
berbagai aliran music dan semuanya adalah lagu2 yang easy listening!
Inilah Queen, band yang dikatakan oleh ahmad dhani sebagai
“ THE MOST GENIUS BAND IN THE WORLD”.
Ditulis oleh:
Naofan Faozan di
Blognya
Sumber gambar: amazon.co.uk